Thursday, October 11, 2018

Penyakit Flu Pada Kucing dan Pengobatannya


flu pada kucing


Flu pada kucing, Penyakit ini jarang menyebabkan kematian pada kucing dewasa tetapi dapat berakibat fatal bila menyerang anak kucing. Meskipun pada kucing dewasa jarang berakibat fatal, gejala-gejala penyakit seperti pilek dan bersin-bersin dapat berlangsung cukup lama.

PENGERTIAN

Apakah Flu Kucing itu?

Flu kucing adalah penyakit pada kucing yang biasanya disebabkan oleh infeksi satu atau kombinasi beberapa virus (virus herpes dan virus calici) dan bakteri. 
Penyakit flu kucing umumnya merupakan penyakit Rinotrakeitis kucing. Dalam hal ini, virus menyerang saluran pernafasan bagian atas. Biasanya penyakit ini menyerang kucing muda. Penyakit ini sangat cepat menyebar ke seluruh kelompok kucing dengan angka kematian yang sangat tinggi, yaitu sekitar 50% dari jumlah anakan kucing. Untungnya penyakit ini tidak bisa menulari manusia.

PENULARAN

Bagaimana cara penularan Penyakit ini?

Seperti penyakit flu pada manusia, flu kucing juga menyebar melalui air liur, cairan bersin (droplet) yang mengandung virus. Droplet ini tersebar melalui bersin, kontak langsung atau tidak langsung melalui peralatan (tempat makanan, minuman, kandang, dll) yang tercemar virus. Kontak tidak langsung juga dapat terjadi melalui udara dan sentuhan manusia, oleh karena itu cucilah tangan dengan sabun / antiseptik setelah memegang kucing sakit agar tidak menulari kucing lain.
Virus dapat bertahan hidup di luar tubuh kucing selama 1-10 hari, semua itu tergantung pada kondisi disekitarnya.

Flu kucing sangat menular, dan bisa dengan cepat menyebar dari satu kucing ke kucing lainnya. Penularan virus flu kucing juga dipicu oleh faktor: stress, kelelahan, perjalanan jauh, musim pancaroba, kedinginan, gizi rendah, dan lain-lain.

Masa inkubasi virus flu kucing sekitar 5-10 hari, meskipun kucing batuk kering, masih ada sedikit lendir dalam tenggorokannya yang sulit keluar dan biasanya sudah menjadi agak kental. Pada masa ini, suhu kucing masih normal, apabila sudah terjadi infeksi sekunder oleh bakteri, suhu kucing akan menjadi demam tinggi. 

penyakit flu pada kucing

 

GEJALA

Kucing bisa saja tidak menunjukkan gejala sakit flu hingga 3 minggu sejak virus menyerang. Selama 3 minggu tersebut kucing bisa saja menyebarkan virus, meskipun tidak terlihat sakit. Gejala flu pada kucing mirip seperti flu pada manusia. 
  • Diawali dengan bersin-bersin 2-3 hari, kemudian dilanjut dengan
  • Konjungtivitis atau radang selaput mata, serta muncul leleran mata dan hidung, 
  • Pada hari ke 3-5 timbul gejala demam dan nafsu makan berkurang atau hilang sama sekali, lemah, lesu, ada juga yang disertai dengan batuk, mata merah dan berair.  
  • Tanda-tanda penyakit biasanya mulai berkurang setelah 7 hari dan kembali ke kondisi semula dalam 2-3 minggu. Pada beberapa kasus, penyakit ini dapat menyebabkan semacam sariawan pada mulut dan menyebabkan kucing kesakitan bila makan. 

PENCEGAHAN

Penyakit ini bisa dicegah dengan sanitasi yang ketat. Kucing yang diduga sakit bisa segera diisolasi, dipisahkan dari kelompoknya. Tempatkan kucing yang sakit di area yang lebih hangat. Pastikan agar sinar matahari yang masuk ke dalam kandang cukup. Selalu sediakan air minum yang bersih.
Lakukan sanitasi yang ketat pada tempat pakan, tempat minum, tempat pup (litter box), dan kandang dengan penyemprotan desinfektan. Selalu jaga kebersihan kandang kucing dan lingkungannya. Buat ventilasi yang cukup pada kandang atau ruangan kucing. Pelaksanaan sanitasi yang ketat akan mengurangi jumlah virus di sekitar kucing.

Saran bagi pemilik kucing:
  • Cegah kucing kontak langsung dengan kucing liar, ayam, burung liar, dan kotorannya.
  • Usahakan agar kucing selalu berada di dalam rumah.
  • Berikan daging ayam yang sudah dimasak sempurna, jangan berikan daging mentah. 
  • Selalu jaga kebersihan dan kesehatan kucing dan lingkungannya.
  • Selalu cuci tangan menggunakan sabun antiseptik setelah memegang kucing dan hewan lain.

PENGOBATAN

Untuk mengobati kucing yang terkena flu, lakukan ini:
  • Isolasi kucing yang sakit selama 3-4 minggu agar tidak terserang infeksi sekunder oleh bakteri.
  • Bersihkan dengan cairan desinfektan pada kandang, tempat pakan, tempat minum, tempat tidur, dan tempat pup kucing. Cairan desinfektan yang dianjurkan dan terbukti ampuh adalah larutan Natrium Hipoklorit (kaporit).
  • Letakkan kucing di ruangan yang hangat sehingga kucing bisa beristirahat dengan baik.
  • Untuk menstimulasi nafsu makan, berikan pakan yang berbau sangat kuat, namun jangan yang berbau bawang putih
  • Bersihkan leleran mata dan hidung sesering mungkin.

Berikut ini beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan oleh pemilik kucing saat kucingnya terserang flu:

  • Apakah Flu kucing menular pada manusia?
Tidak. Flu pada kucing tidak menular pada manusia, karena virus flu pada kucing berbeda dengan virus flu yang menyerang manusia.

  • Apakah flu kucing dapat diobati?
Bisa. Pemberian obat-obatan biasanya bertujuan untuk mengurangi gejala flu seperti menurunkan panas, melegakan pernafasan dan menghilangkan lendir saluran pernafasan yang berlebihan. Selebihnya sangat tergantung pada sistem kekebalan tubuh kucing itu sendiri.

Pada kucing dengan kondisi dan gizi yang bagus, penyakit flu ini akan sembuh sendiri dalam waktu 2-3 minggu. Meskipun kucing tidak mau makan, usahakan ada makanan yang masuk ke dalam tubuh kucing dengan cara disuapi, agar kucing tersebut tetap mempunyai energi dan nutrisi yang baik untuk memerangi virus flu. (Baca juga: Obat Flu Kucing)
 

  • Apakah Kucing yang terserang Flu dapat kembali sehat?
Ya. Biasanya kucing yang terserang flu dapat kembali sehat dalam beberapa minggu. Pada beberapa kasus infeksi dan gejalanya berlangsung lebih lama. Kucing terlihat selalu bersin-bersin dan pilek selama beberapa bulan. Hal ini dapat menyebabkan kondisi kucing kurang baik dan mudah terserang penyakit lain.
  • Perlukah diberi vitamin atau suplemen?
Perlu. Vitamin dan suplemen dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh kucing yang sedang dalam kondisi sakit.

 
  • Apakah Vaksinasi dapat menyembuhkan kucing yang sakit flu?
Tidak. Vaksinasi lebih bersifat pencegahan. Vaksinasi rutin tidak 100% melindungi kucing dari penyakit. Kucing yang sudah divaksin sekalipun masih bisa terserang penyakit, seperti flu dan penyakit lainnya, jika tidak dijaga kebersihan kucing dan lingkungannya.

Semoga bermanfaat ya. Jangan lupa bagikan (share) artikel ini kepada teman dan saudara kamu yang memelihara kucing, agar mereka juga tahu info penting ini. Terimakasih

---------- oOo ----------

No comments:

Post a Comment